Jakarta — Kesempatan bagi para pengembang gim lokal kembali terbuka. Garena resmi memulai kompetisi pembuatan gim dengan total hadiah Rp30 juta, menandai komitmen untuk mendorong kreativitas, talenta muda, dan pertumbuhan ekosistem gim nasional.
Kompetisi ini menjadi panggung bagi ide-ide segar—dari mahasiswa, kreator independen, hingga tim kecil—untuk menunjukkan kemampuan teknis sekaligus visi kreatif. Bagi banyak peserta, ajang ini bukan sekadar lomba, melainkan langkah awal menuju karier di industri gim.
Mengasah Talenta, Membuka Akses
Garena menegaskan kompetisi dirancang inklusif, memberi ruang bagi berbagai latar belakang untuk berpartisipasi. Peserta ditantang menghadirkan konsep orisinal, gameplay yang menarik, serta eksekusi teknis yang solid. Selain hadiah, nilai tambahnya adalah pengalaman: belajar mengelola proyek, bekerja dalam tim, dan mempresentasikan ide secara profesional.
Pendekatan ini memperkuat jalur talenta—menghubungkan kreativitas dengan kebutuhan industri—sehingga ide tidak berhenti di prototipe.
Ekonomi Kreatif dan Keamanan Ekosistem Digital
Industri gim berkontribusi nyata pada ekonomi kreatif dan membuka lapangan kerja. Kompetisi semacam ini membantu menyiapkan SDM yang paham etika digital, kualitas konten, dan pengalaman pengguna yang aman. Gim yang baik bukan hanya seru, tetapi juga bertanggung jawab—menghormati pemain dan komunitas.
Dengan pembinaan dan kurasi, kompetisi mendorong standar yang sehat: inovasi tanpa mengabaikan keamanan dan nilai-nilai kemanusiaan.
Human Interest: Dari Ide Kecil ke Mimpi Besar
Di balik layar, ada cerita begadang merapikan kode, menggambar aset, dan menguji gameplay berulang kali. Bagi kreator muda, pengakuan dari kompetisi nasional bisa menjadi kepercayaan diri untuk melangkah lebih jauh—mencari investor, bergabung ke studio, atau merilis karya sendiri.
Hadiah Rp30 juta memang menarik, tetapi validasi dan jejaring sering kali menjadi bekal paling berharga.
Kolaborasi dan Pembelajaran
Garena mendorong kolaborasi—mentor, sesi umpan balik, dan penilaian yang transparan—agar peserta tidak hanya berlomba, tetapi juga belajar. Proses ini penting untuk membangun ekosistem yang saling menguatkan, bukan saling menyingkirkan.
Menatap Masa Depan Gim Lokal
Dimulainya kompetisi ini memberi sinyal positif: ruang kreasi terbuka, dukungan nyata hadir, dan talenta lokal dipercaya. Jika konsisten, ajang seperti ini dapat melahirkan karya-karya yang berdaya saing global sekaligus berakar pada cerita dan budaya Indonesia.
