BEIJING – Pemerintah China menargetkan peningkatan anggaran pertahanan sekitar 7 persen pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat modernisasi militer dan menjaga stabilitas keamanan nasional. Kebijakan ini mencerminkan komitmen Beijing untuk terus meningkatkan kemampuan pertahanan di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
Rencana kenaikan anggaran tersebut diumumkan dalam agenda kebijakan tahunan pemerintah yang juga membahas arah pembangunan ekonomi serta strategi keamanan negara. Pemerintah menilai peningkatan kapasitas pertahanan diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan, baik di tingkat regional maupun global.
Fokus Modernisasi Militer
Peningkatan anggaran pertahanan China diarahkan untuk mendukung program modernisasi militer yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Program tersebut mencakup penguatan teknologi militer, peningkatan kemampuan sistem persenjataan, serta pengembangan sumber daya manusia di sektor pertahanan.
Pemerintah China menilai modernisasi militer menjadi langkah penting untuk menjaga kedaulatan negara serta melindungi kepentingan nasional. Selain itu, peningkatan kapasitas pertahanan juga dimaksudkan untuk mendukung peran China dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan.
Langkah ini juga mencerminkan upaya Beijing untuk membangun militer yang lebih modern dan profesional, sejalan dengan transformasi besar yang tengah dilakukan pada struktur angkatan bersenjata negara tersebut.
Respons terhadap Dinamika Geopolitik
Kenaikan anggaran pertahanan China tidak terlepas dari situasi geopolitik yang terus berkembang, termasuk meningkatnya ketegangan di sejumlah kawasan strategis. Pemerintah China menilai kondisi global yang tidak menentu memerlukan kesiapan pertahanan yang lebih kuat.
Meski demikian, pejabat pemerintah menegaskan bahwa peningkatan anggaran tersebut bukan bertujuan untuk memicu perlombaan senjata. Beijing menyatakan bahwa kebijakan pertahanan negara tetap bersifat defensif dan bertujuan menjaga keamanan nasional.
Pemerintah juga menekankan bahwa pembangunan kekuatan militer China akan dilakukan secara bertahap dan tetap mempertimbangkan stabilitas regional.
Pengaruh terhadap Kawasan
Kebijakan peningkatan anggaran pertahanan China sering menjadi perhatian negara-negara lain di kawasan Asia-Pasifik. Beberapa pihak menilai langkah tersebut dapat memengaruhi dinamika keamanan regional.
Namun pemerintah China menegaskan bahwa kebijakan pertahanannya bersifat transparan dan tidak ditujukan untuk mengancam negara lain. Beijing juga menyatakan tetap mendukung kerja sama internasional dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global.
Dengan target kenaikan anggaran sekitar 7 persen pada 2026, China melanjutkan tren peningkatan belanja militer yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Pemerintah berharap langkah ini dapat memperkuat kemampuan pertahanan sekaligus menjaga keamanan nasional di tengah perubahan geopolitik yang terus berkembang.
